Untag Surabaya Kembangkan Konsep Zero Waste, Limbah Diolah Jadi Kompos dan Pakan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengembangkan konsep zero waste di kampus sebagai bagian dari program eco campus dan dukungan target menjadi World Class University. Konsep ini diterapkan di lahan rooftop lantai empat kampus, termasuk untuk penanaman hidroponik yang sudah berjalan.
Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, menjelaskan bahwa zero waste menciptakan siklus pemanfaatan limbah agar tidak ada material yang terbuang percuma. Tanaman tua dan limbah tanaman diolah kembali untuk digunakan dalam siklus berikutnya.
Untag juga mengintegrasikan fauna seperti kelinci dan ikan lele dalam sistem ini. Limbah tanaman diproses menjadi pakan, sementara kotorak kelinci diubah menjadi kompos untuk mendukung pertumbuhan tanaman hidroponik.
Bagikan
Berita terkait
Pertama Kali Nyanyikan Pertiwi, Yura Yunita Bikin Campus Expo Untag Makin Istimewa
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 13.32
Sampah Organik Jadi Mikroorganisme Lokal dan Kompos Berkelanjutan
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.58
Kenalkan Robot Berbasis AI dan Ramah Lingkungan, PKKMB Untag Surabaya Kurangi 8.400 Botol Plastik
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 11.30
Di Depan Zulhas, Santri di Jombang Pamer Ubah Sampah Jadi Energi
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.38