Upaya UD Trucks Indonesia Meningkatkan Standar Keselamatan Angkutan Barang Berbahaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam acara GIIAS 2026, UD Trucks Indonesia menyelenggarakan seminar bertajuk "Sinergi Energi Berkelanjutan dan Teknologi Keselamatan Transportasi untuk Operasi Kendaraan Angkutan Barang Berbahaya". Seminar ini bertujuan mengajak pelaku industri memperkuat kolaborasi guna menciptakan sistem distribusi barang berbahaya yang lebih aman dan berkelanjutan. Hadir berbagai pihak termasuk perusahaan energi, produsen kendaraan niaga, industri karoseri, dan pemangku kepentingan terkait. Pembahasan dalam seminar mencakup penerapan standar keselamatan untuk distribusi bahan bakar, LPG, bahan kimia, dan komoditas berbahaya lainnya. Aspek yang dibahas secara menyeluruh meliputi kesiapan kendaraan, kualitas karoseri, kompetensi pengemudi, dan pemanfaatan teknologi pemantauan armada. VP Commercial & Shipping Business Development PT. Pertamina Patra Niaga, Sigit Setiawan, menekankan bahwa keberhasilan distribusi Biodiesel B50, yang mulai disalurkan nasional sejak 1 Juli 2026, membutuhkan sinergi antara pemerintah, industri otomotif, penyedia teknologi, dan pelaku logistik agar berjalan aman dan andal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 10.03
Menhub Evaluasi Operator KM Mutiara Sentosa Buntut Dua Kali Kecelakaan
Berita terkait
Menhub Dudy Cek Kerusakan Transportasi Pasca Gempa NTT, Keselamatan Jadi Prioritas
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 15.00
Pasca Gempa Bumi di NTT, Menhub Dudy Prioritaskan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.35
6 Pelabuhan ASDP Kini Terapkan Standar Baru Keselamatan Nasional
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.51
ASDP Terapkan Standar Baru Sterilisasi di Enam Pelabuhan, Ini Lokasinya
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.00