Update Dampak Gempa NTT: Lebih dari 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi magnitudo 7,7 melanda Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026), menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. Kerusakan bangunan tercatat sangat masif di sejumlah wilayah. Data terbaru per Minggu (16/8) pukul 00:00 WIB dari BNPB menunjukkan konsentrasi pengungsi terbesar berada di Kabupaten Sikka dengan 3.356 jiwa, tersebar di GOR Samador (1.356 jiwa) dan 10 titik pengungsian mandiri (2.000 jiwa).
Di Kabupaten Manggarai tercatat 2.078 pengungsi, sedangkan di Kabupaten Nagekeo sendiri ada 500 jiwa. Pengungsi juga terpantau di dua wilayah provinsi lain, yaitu Kota Bima (NTB) dan Kabupaten Kepulauan Selayar (Sulawesi Selatan). BNPB terus memutakhirkan data dan mengoordinasikan penanganan bencana bersama pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 16.43
BNPB Update Korban Gempa NTT: 68 Orang Meninggal Dunia, 213 Luka
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.10
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan Terjadi di NTT
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 20.59
Korban Jiwa Gempa NTT Capai 53 Orang, Manggarai dan Manggarai Timur Terdampak Paling Parah
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.33
Lebih 5.000 Warga Korban Gempa NTT Bertahan di Pengungsian
Berita terkait
Update, Korban Meninggal Dunia Gempa NTT 53 Orang
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 17.40
Update Gempa M7,7 NTT: 47 Orang Tewas dan 346 Rumah Rusak
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 20.18
Hingga Sabtu sore, 38 orang meninggal dunia akibat gempa M 7,7 di NTT
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 16.39
Update Gempa NTT: 4.541 Rumah Terdampak
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.52