USNI Perkuat Penerbitan Kampus & Hak Kekayaan Intelektual
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) meresmikan Sentra Kekayaan Intelektual (KI) dan USNI Press melalui Grand Launching dan Seminar Kolaboratif di Auditorium USNI, Jakarta, pada Selasa (18/8). Kegiatan bertema “Sinergi Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Penguatan Literasi Akademik: Dari Publikasi Ilmiah menjadi Kekayaan Ilmiah Terlindungi” bertujuan memperkuat budaya akademik, publikasi ilmiah, perlindungan karya, hingga hilirisasi hasil riset kampus.
Rektor USNI, Dr. Sihar P. H. Sitorus, menegaskan perguruan tinggi bertanggung jawab besar di era transformasi digital dan ekonomi berbasis pengetahuan. Karya ilmiah dosen dan mahasiswa tidak boleh berhenti sebagai dokumen di perpustakaan, melainkan harus dilindungi hukum dan bermanfaat bagi masyarakat. USNI bertekad membangun ekosistem kampus berdaya saing global.
Kepala USNI Press sekaligus Wakil Rektor I dan III, Dr. Dian Alanudin, menyatakan USNI Press sebagai komitmen penerbitan akademik profesional yang siap memfasilitasi buku referensi, monograf, buku ajar, dan modul bermutu menjembatani riset dengan kebutuhan industri serta publik secara digital. Sentra KI di bawah LP3M difungsikan sebagai pusat layanan konsultasi, pendampingan, dan pendaftaran kekayaan intelektual.
Bagikan
Berita terkait
Karakter Lokal Kebanggaan Bangsa, Desa Timun Turut Memeriahkan Semarak Kemerdekaan di Central Park 2
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 15.29
Kemenkum Bali Dorong Penguatan Kekayaan Intelektual Demi Dongkrak Ekonomi Daerah
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 22.10
DJKI & Kemenkum Bali Verifikasi Desa Kamasan Jadi KBKI, Dorong Ekonomi Kreatif
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.57
INFOGRAFIS: Merdeka Berkarya, Menuju Kekayaan Intelektual Berkelas Dunia
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.18