UTB Dukung SMK Go Global, Perkuat Kesiapan Talenta Menuju Pasar Kerja Internasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebanyak 1.280 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Jawa Barat mengikuti pelatihan intensif di kompleks Universitas Teknologi Bandung (UTB) dalam rangkaian Program SMK Go Global. Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemprov Jawa Barat, BP3MI, dan UTB untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja migran menuju pasar kerja internasional. Peserta akan mendapatkan pelatihan selama satu hingga tiga bulan di berbagai sektor keahlian, termasuk operasi produksi, manufaktur, keperawatan (nursery), serta penguasaan bahasa Jepang dan Inggris.
Kepala BP3MI Jawa Barat, Kombes Singgih Hermawan menekankan pentingnya ketahanan mental dalam pembekalan ini. Para peserta harus siap secara mental karena akan bekerja di luar negeri jauh dari keluarga. "Kami berharap peserta bisa melaksanakan pelatihan dengan baik, semangat, dan tidak kalah mental," ujarnya.
Rektor UTB, Dr. Muchammad Naseer menambahkan bahwa selain keahlian teknis (hard skill), kedisiplinan dan etika kerja (attitude) menjadi kualifikasi mutlak. "Skill itu penting, tetapi attitude juga menentukan bagaimana seseorang diterima, dipercaya, dan berkembang di lingkungan kerja," katanya. Program ini bertujuan mencetak tenaga kerja migran profesional yang kompeten dan siap bersaing di pasar global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 09.03
SMK Go Global Gelombang 3 Dibuka, Ikut Pelatihan dan Kesempatan Kerja di Luar Negeri
Berita terkait
Menteri Mukhtarudin Buka Kick Off SMK Go Global, Tingkatkan Kapasitas Pekerja Migran Terampil
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 09.11
Kick Off SMK Go Global, Menteri P2MI: Peserta Dibekali Kompetensi Internasional
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 23.58
Menteri P2MI Pakai Jurus Ini Siapkan 500.000 Pekerja Migran Kompeten
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 20.35
Menteri P2MI Gelar Kick Off SMK Go Global, Siapkan Lulusan ke Luar Negeri
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.29