Vaksin Kanker mRNA Buatan Rusia Siap Selamatkan Umat Manusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasien pertama yang menerima vaksin kanker personalisasi NEOONCOVAC buatan Rusia diperkirakan akan menyelesaikan rangkaian pengobatan pada awal September 2024. Vaksin ini dikembangkan oleh Pusat Epidemiologi dan Mikrobiologi Nasional Gamaleya bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kanker Nasional Blokhin, sementara Pusat Penelitian Radiologi Nasional menangani produksinya. NEOONCOVAC menggunakan teknologi mRNA dan mendapatkan lisensi penggunaan klinis dari Kementerian Kesehatan Rusia pada Desember 2023.
Pasien yang diobati adalah seorang pria berusia 60 tahun dari provinsi Kursk, Rusia, yang menderita melanoma. Meskipun telah menjalani beberapa operasi, kankernya terus bermetastasis ke kelenjar getah bening. Pasien menerima dosis pertama vaksin pada April 2024 dan dijadwalkan menerima dosis terakhir pada awal September 2024.
Teknologi mRNA dalam vaksin NEOONCOVAC dirancang untuk merangsang sistem imun mengenali dan melawan sel kanker secara personalisasi. Pengembangan vaksin ini menandai langkah penting dalam pengobatan presisi kanker, dengan potensi untuk menyelamatkan banyak nyawa di masa depan.
Bagikan
Berita terkait
Mantan Jubir Presiden Ukraina: Zelensky Sudah Kalah Perang
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 01.10
Ukraina Kerahkan AI SPECTR untuk Deteksi Pasukan Rusia
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 07.28
Zelensky Klaim AS Izinkan Ukraina Produksi Rudal Patriot untuk Melawan Rusia, Trump Bungkam
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 07.08
Bule Rusia Hilang di Pecatu Ditemukan Tewas, Bau Menyengat Jadi Petunjuk
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 05.58