Video: Ahmad Yani dan Strategi PGE Kejar Rekor Produksi Panas Bumi 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatatkan kinerja solid semester I-2026 dengan pendapatan USD 235 juta (naik 14,73% yoy) dan laba bersih USD 79,605 juta (tumbuh 15,48% yoy). Produksi listrik panas bumi sudah mencapai 53% dari target 2026 pada pertengahan tahun. Direktur Utama Ahmad Yani menyatakan tiga strategi utama: managing asset eksisting, growth strategy dengan target kapasitas 1 Gigawatt pada 2028, dan strategi beyond energy. Capex sebesar USD 23 juta telah diserap untuk pengembangan PLTP Lumut Balai 3 dan PLTP Ulubelu. PGE berkomitmen mengembangkan geothermal dengan memanfaatkan teknologi tinggi dan meningkatkan kapabilitas SDM untuk mencapai all time high produksi 2026.
Bagikan
Berita terkait
Video: PGE Perkuat Fundamental Keuangan Menju Kapasitas Listrik 1,8 GW
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 16.00
Bos PGE Beberkan Sederet Proyek Geothermal Demi Kejar Target 1 GW
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.50
Cetak Rekor Dunia, Indonesia Bebas Impor Solar Lewat B50
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 11.30
APEX Private Placement 218 Juta Saham, 2 Investor Kakap Ini Nampung
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 10.25