Video: Cara Perta Arun Gas Perkuat Posisi Hub LNG-Infrastruktur Energi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Perta Arun Gas (PAG) berhasil meraih posisi terkuat dalam industri regasifikasi LNG di dunia. Berdasarkan International Gas Union (IGU) World LNG Report 2026, PAG tercatat sebagai perusahaan dengan volume pemuatan re-ekspor gas alam cair (LNG) terbesar secara global, mencapai 0,85 juta ton atau setara dengan 17,3% dari total pasar dunia. Pencapaian ini menegaskan dominasi PAG dalam sektor energi terkait LNG di kancah internasional.
Sebagai anak usaha dari Pertamina Group, PAG bertanggung jawab mengelola infrastruktur energi terkait regasifikasi, khususnya dalam mendukung ketahanan energi nasional Indonesia. Salah satu fasilitas andalan PAG adalah Terminal Arun di Aceh, yang menjadi pusat logistik berikat LNG pertama di negara ini. Terminal ini menjadi landasan strategis bagi PAG dalam mengoptimalkan pengelolaan dan distribusi LNG secara efisien.
PAG juga turut andalkan peran aktifnya dalam mendukung kinerja Subholding Gas Pertamina, yang kini telah bertransformasi menjadi LNG Hub di kawasan Asia. Posisinya setara dengan Singapura sebagai pusat LNG Asia, ditunjukkan dengan layanan unggulan seperti gassing up and cooling down yang meningkatkan nilai tambah dalam operasional LNG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 8 September 2026 pukul 12.00
Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Dukung Pergerakan Ekonomi
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 11.19
Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Dukung Pergerakan Ekonomi
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 10.45
Dukung Pergerakan Ekonomi, Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia
Berita terkait
Produksi Gas JTB Produksi Raw Gas Capai 298,24 MMSCFD
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 08.41
Pertamina Ajak Anak Muda Kumpulkan Minyak Jelantah untuk Bahan Bakar Pesawat
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 20.45
Tampil di IdeaFest 2026, Pertamina Perkenalkan Dual Growth Strategy
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 18.54
Video: RI Kuasai 80% Potensi Panas Bumi ASEAN, PGE Kebut Produksi PLTP
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 18.00