Video: Dony Oskaria Sebut Rekayasa Keuangan Jadi Sumber Masalah BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dony Oskaria, Chief Operating Officer BPI Danantara dan Kepala Badan Pengaturan BUMN, menyatakan bahwa rekayasa keuangan menjadi sumber utama masalah pada beberapa BUMN di Indonesia. Transformasi BPI Danantara telah menghasilkan kinerja positif pada Semester I-2026, termasuk PT Pupuk Indonesia, PT Pegadaian, PT Timah, dan PT Semen Indonesia. Untuk PT Semen Indonesia, dilakukan transformasi sistem mega distribusi terpusat yang menyebabkan kesulitan akses pasar, sehingga dilakukan perombakan manajemen untuk memperbaiki bisnis model, pemasaran, dan operasional. PT Pegadaian ditransformasi melalui digitalisasi dan ekspansi segmen pasar baru pada produk emas, dengan target laba bersih Rp 12 triliun pada akhir 2026. Pupuk Indonesia mengubah model bisnis untuk menekan biaya harga pupuk dan meningkatkan produksi hingga ekspor. Di sektor energi, PT Pertamina melakukan merger tiga anak perusahaannya menjadi Subholding Downstream sejak Februari 2026. PT Krakatau Steel juga direstrukturisasi untuk memperbaiki produksi dan keuangan, sehingga kembali beroperasi dan mencatatkan keuntungan.
Bagikan
Berita terkait
Video: Dony Oskaria Sebut Konsistensi Kunci Sukses Transformasi BUMN
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 11.16
Akademisi Dukung Rencana Presiden Prabowo Beri Bintang Kehormatan untuk Pimpinan Danantara
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 07.49
Performa BUMN di Bawah Danantara Jadi Bukti Kinerja Positif Pemerintahan Prabowo
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.27
Bos Danantara Sebut Butuh Rp100 T Buat Bersihkan 'Dosa Lama' BUMN
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 12.50