Video: Selamatkan Mentawai Dari Kemiskinan, Pemkab Butuh Perluas APL
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai mengusulkan pelepasan kawasan hutan untuk diperluas menjadi Areal Penggunaan Lain (APL) guna mendukung pengembangan ekonomi daerah. Bupati Rinto Wardana menyampaikan bahwa 90% wilayah Mentawai saat ini masih berupa kawasan hutan, termasuk hutan produksi, Taman Nasional, suaka margasatwa, dan hutan lindung. Kawasan APL yang tersedia sangat terbatas dan belum mampu mengakomodir kebutuhan infrastruktur serta pembangunan berkelanjutan.
Keterbatasan akses ke kawasan hutan menjadi salah satu faktor utama mengapa Kabupaten Mentawai masih termasuk kabupaten termiskin di Sumatra Barat. Dengan perluasan APL, pemerintah berharap dapat mendorong pembangunan infrastruktur serta menggerakkan sektor pertanian dan kelautan. Potensi yang dimiliki Mentawai meliputi komoditas pertanian seperti pinang, kelapa, dan gaharu, hingga sektor perikanan tangkap seperti tuna sirip biru, serta wisata surfing yang belum optimal.
Usulan ini disampaikan dalam konteks dialog dengan CNBC Indonesia, menekankan pentingnya keleluasaan pengelolaan hutan agar dapat memperluas ruang bagi pembangunan berbasis sumber daya alam yang ada di Kepulauan Mentawai.
Bagikan
Berita terkait
Zulhas Sebut Nelayan RI Miskin: Masuk Desil 1-Ikan Dicuri Asing Rp 200 T/Tahun
Detik.com · 15 September 2026 pukul 12.06
Kaya Emas, Batu Bara hingga Uranium tapi Warga Masih Miskin, Wagub Kalbar: Jangan Sampai Jadi Papua-Aceh Berikutnya
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 21.13
Prabowo: Rakyat Kita Paling Miskin Pun Masih Bisa Tersenyum
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 16.11
Belajar Nyetir dari Cuci Mobil, Sopir Truk Itu Kini Kritis Usai Dibakar Bosnya
kumparan · 24 September 2026 pukul 01.23