Viral Istilah September Hitam, Pengamat Ingatkan Demo Jangan Didasari Kebencian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat politik Ayip Tayana dari Indeks Data Nasional menilai istilah 'September Hitam' yang viral di media sosial sebagai bagian dari aktivisme digital yang positif, namun mengingatkan agar momentum ini tidak digunakan untuk mobilisasi massa berbasis kebencian. Menurutnya, peristiwa mengenaskan pada masa lalu memang tidak bisa dilupakan, tetapi harus disikapi secara konstruktif.
Rencana demonstrasi mahasiswa terkait pelanggaran HAM masa lalu diakui sebagai hak warga negara di negara demokrasi. Namun, Ayip menyoroti bahwa pemerintah sudah mengakui 12 kasus pelanggaran HAM berat dan berkomitmen untuk memulihkan korban. Oleh karena itu, tuntutan aksi yang hanya meminta pengakuan ulang terhadap pelanggaran yang sudah diakui dinilai tidak tepat.
Ayip menekankan bahwa demonstrasi sebaiknya mendorong solusi konkret, seperti mengidentifikasi korban yang belum terverifikasi, memastikan pemulihan benar-benar terwujud, dan mencegah pelanggaran serupa terjadi di masa depan. Masyarakat sipil juga diminta turun melakukan pengawasan terhadap proses pemulihan korban HAM.
Bagikan
Berita terkait
Aksi Mahasiswa, BEM SI Minta Pemerintah Setop Sementara MBG dan KDMP
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 17.50
BEM SI Gelar Unjuk Rasa: Minta Pemerintah Setop Sementara MBG dan KDMP
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 17.31
KemenHAM Minta Penembakan 3 ASN di Jayawijaya Diusut: Ini Sangat Keji
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 07.40
Legislator Kecam KKB Tembak Mati 3 Staf Dinas Pertanian Jayawijaya: Usut Tuntas!
kumparan · 11 September 2026 pukul 02.30