Viral Isu Opang Pungli ke Ojol di Stasiun Juanda, Polisi Ungkap Faktanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Media sosial sempat heboh dengan kabar bahwa pengemudi ojek online (ojol) di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, menjadi korban pungutan liar (pungli). Kepolisian Metro Jakarta Pusat membantah kabar tersebut dan menyebutnya sebagai hoaks. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menegaskan, "(Kabar ojol kena pungli) hoaks," pada Kamis (6/8/2026). Polisi juga merilis video klarifikasi dari seorang Ground Staff Juanda, Reza, yang menjelaskan bahwa seorang pengemudi ojek pangkalan (opang) tidak meminta uang, melainkan membagikan nomor antrean kepada para driver ojol untuk mengatur pembagian penumpang dan menghindari perebutan. Reza menyatakan bahwa opang bekerja sama dengan driver ojol, dan nomor antrean diberikan agar operasional di stasiun berjalan lancar tanpa unsur pemungutan uang. Ia meminta pihak yang membuat video tersebut untuk menunjukkan itikad baik. Dengan demikian, tidak ada pungutan uang terhadap driver di lokasi tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Korban Mutilasi di Depok Ternyata Dibunuh Pria Kenalan di Medsos
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 11.00
Tali Bendera Terlepas saat Upacara HUT RI di Parungkuda, Sukabumi
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 01.05
Dudy Purwagandhi Sebut KMP Putri Yasmin Laik Laut Sebelum Terbakar di Selat Lombok
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 01.05
Polisi Ringkus Satu Pencuri Motor dan Ponsel di Muara Enim
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 01.01