Viral Jasa Santet dan Pelet Bertarif Jutaan di Sukabumi, Kades Bilang Hoax
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Video viral yang mempromosikan jasa santet hingga pelet di kawasan Pantai Karang Hawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, ternyata tidak benar. Kepala Desa Cisolok, Hendi Sunardi, membantah adanya praktik komersialisasi jasa santet di lokasi wisata tersebut. Ia menyatakan bahwa Karang Hawu dikenal sebagai destinasi wisata alam dan religi, bukan tempat praktik ilmu hitam. Hendi juga menuduh video tersebut disusun dengan teknologi editing, sehingga narasinya menyesatkan. Beberapa warga setempat, seperti Jaka, mengakui lokasi dalam video mirip dengan Karang Hawu, namun tidak memastikan kebenaran narasi yang disampaikan. Daftar tarif jasa spiritual dalam video mulai dari Rp3.000.000 untuk santet mati hingga Rp400.000 untuk pelet dan ikat sukma. Hendi menegaskan bahwa jika ada praktik seperti itu benar-benar ada, pihak desa akan mencari tahu pelaku dan menghentikannya. Ia juga menjelaskan bahwa pengelolaan Karang Hawu dilakukan oleh pihak desa dengan memberikan surat tugas agar kegiatan di lokasi tetap tertib dan tidak liar.
Bagikan
Berita terkait
Polisi Bantah Narasi ASN Bogor Hilang di Cisadane Ditemukan di Sukabumi
Detik.com · 17 September 2026 pukul 15.58
Video Promosi Investasi Catut Chairul Tanjung Dipastikan Hoax
Detik.com · 17 September 2026 pukul 13.42
Pejabat Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Pelecehan 3 Siswi Magang
Detik.com · 17 September 2026 pukul 13.18
Gempa 4,3 Magnitudo Guncang Laut Tenggara Sukabumi, Getaran Dirasakan di Sejumlah Wilayah Jawa Barat
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 19.00