Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Viva Yoga PAN Respons Budi Arie: Insting Politik Berbeda dengan Fakta Konstitusi

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menanggapi pernyataan Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi yang menyebutkan 'patahan sejarah' dan mengutarakan insting soal percepatan politik sebelum 2029. Yoga mengakui hak politik Budi Arie untuk berbicara dan membangun opini publik dalam demokrasi di bawah pemerintahan Prabowo Subianto. Namun, ia menegaskan bahwa insting politik tidak boleh menjadi dasar pengambilan keputusan negara. Menurutnya, negara harus dikelola berdasarkan konstitusi, hukum, mandat rakyat, dan indikator kinerja yang objektif dan transparan. Spekulasi politik, kata Yoga, berbeda dengan realitas politik, dan kritik sebaiknya dijawab dengan perbaikan kebijakan, bukan spekulasi.

Yoga juga menekankan bahwa tidak setiap riak sosial bisa dibaca sebagai patahan sejarah. Ia mengajak agar analisis politik didasarkan pada fakta dan data yang konkret, serta menjauh dari asumsi yang tidak berdasarkan bukti. Dengan demikian, ia berharap politik di Indonesia dapat tetap profesional dan berkelanjutan, sesuai dengan prinsip demokrasi yang telah ditetapkan dalam konstitusi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait