Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Dioptimalkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Normalisasi Waduk Pusong tahap II di Kota Lhokseumawe, Aceh, sedang berjalan untuk mengembalikan fungsi waduk sebagai pengendali banjir. Proyek senilai Rp 3 miliar ini menggunakan dana Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk pemulihan pasca bencana, mencakup pengerukan dan normalisasi untuk meningkatkan kapasitas tampungan air.
Kota Lhokseumawe menerima alokasi TKD tambahan sebesar Rp 124,16 miliar untuk tahun anggaran 2026. Porsi terbesar, Rp 92,84 miliar atau 74,77%, dialokasikan untuk infrastruktur. Sisanya untuk urusan lainnya (Rp 29,33 miliar), pertanian (Rp 1,78 miliar), pendidikan (Rp 180 juta), dan kesehatan (Rp 30 juta).
Normalisasi mendesak karena waduk belum dikeruk selama hampir 20 tahun, menyebabkan sedimentasi, bau, dan gangguan aliran air. Dengan pengerukan dan pembuatan tanggul, diharapkan sirkulasi air membaik dan waduk berfungsi optimal. Pekerjaan memiliki masa kontrak 150 hari dan menggunakan peralatan berat untuk mempercepat pelaksanaan.
Bagikan
Berita terkait
Aceh Selatan Percepat Pembenahan Infrastruktur Jelang Musim Hujan
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 11.30
Aceh Selatan Kejar Serapan TKD untuk Benahi Infrastruktur, Target >50%
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 10.30
Top 3: Bawang Merah Sentuh Rp 39.450 per Kg
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.00
Kemenhub Tingkatkan Pemantauan Infrastruktur Pelabuhan Usai Gempa NTT
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.44