Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Dioptimalkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Normalisasi Waduk Pusong tahap II di Kota Lhokseumawe, Aceh, sedang berjalan untuk mengembalikan fungsi waduk sebagai pengendali banjir. Proyek senilai Rp 3 miliar ini menggunakan dana Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk pemulihan pasca bencana, mencakup pengerukan dan normalisasi untuk meningkatkan kapasitas tampungan air.
Kota Lhokseumawe menerima alokasi TKD tambahan sebesar Rp 124,16 miliar untuk tahun anggaran 2026. Porsi terbesar, Rp 92,84 miliar atau 74,77%, dialokasikan untuk infrastruktur. Sisanya untuk urusan lainnya (Rp 29,33 miliar), pertanian (Rp 1,78 miliar), pendidikan (Rp 180 juta), dan kesehatan (Rp 30 juta).
Normalisasi mendesak karena waduk belum dikeruk selama hampir 20 tahun, menyebabkan sedimentasi, bau, dan gangguan aliran air. Dengan pengerukan dan pembuatan tanggul, diharapkan sirkulasi air membaik dan waduk berfungsi optimal. Pekerjaan memiliki masa kontrak 150 hari dan menggunakan peralatan berat untuk mempercepat pelaksanaan.
Bagikan
Berita terkait
Pemulihan Pascabencana, Realisasi Tambahan TKD di Aceh Capai Rp 498,25 M
Detik.com · 28 September 2026 pukul 19.42
Kritisi Penyesuaian TKD, Bamsoet: Skalanya Terlalu Ekstrem
Detik.com · 18 September 2026 pukul 19.05
Satgas PRR Dorong Pemda Aceh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp 1,65 T
Detik.com · 12 September 2026 pukul 14.16
Menkeu sebut siap suntikan dana untuk daerah alami kendala keuangan
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 18.26