Waka Badan Penganggaran MPR Bicara Soal Generasi Muda-Estafet Perjuangan RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI, Johan Rosihan, dalam Sarasehan Kebangsaan bersama Garuda Keadilan Jakarta Selatan, menyampaikan pentingnya generasi muda tidak menjadi sekadar penonton perjalanan bangsa. Johan menggunakan metafora lari estafet untuk menjelaskan bahwa setiap generasi menerima tongkat perjuangan dari generasi sebelumnya dan wajib menyerahkannya dalam keadaan lebih baik. Generasi muda tidak diminta mengulangi perjuangan generasi 1928 atau 1945, tetapi semangat perjuangan harus diadaptasi dengan tantangan zaman. Johan menekankan negara juga harus memahami aspirasi generasi muda dan memberikan ruang untuk berpartisipasi. Kontribusi generasi tidak harus melalui politik, tetapi dapat melalui pendidikan, teknologi, kewirausahaan, lingkungan, dan pengabdian sosial. Kritik penting dalam demokrasi, namun harus diubah menjadi pengetahuan, gagasan, kolaborasi, dan aksi nyata. Tujuan akhir adalah mewujudkan 'kita' sebagai bangsa.
Bagikan
Berita terkait
Ibas: Kreativitas Bukanlah Sekadar Konten, tapi Kekuatan Ekonomi
Detik.com · 10 September 2026 pukul 17.27
Kemendagri Dorong Sistem Politik Inklusif bagi Generasi Muda
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.09
Kemendagri Dorong Sistem Politik Inklusif bagi Generasi Muda
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 12.38
Massa Aksi Komando Rakyat Jaga Persatuan Berdemonstrasi di DPR, Berikut 5 Seruannya
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 11.03