Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Waka Badan Sosialisasi MPR Bicara Sejarah Perumusan Pancasila

Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abidin Fikri menjelaskan sejarah perumusan Pancasila sebelum kemerdekaan Indonesia. Pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945, para pendiri bangsa dalam BPUPKI membahas dasar negara. Dalam pidatonya pada 1 Juni 1945, Soekarno mengusulkan lima prinsip: Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme, Mufakat/Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa. Gagasan ini diterima BPUPKI dan disempurnakan Panitia Sembilan menjadi Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945.

Namun, sila pertama Pancasila mengalami perubahan. Pada 17 Agustus 1945, masyarakat Indonesia timur menentang sila pertama Piagam Jakarta yang menekankan Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam. Akhirnya, pada 18 Agustus 1945, sila pertama berubah menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa.

Abidin menegaskan Pancasila sebagai hasil kesepakatan bersama para pendiri bangsa, sebagaimana diakui Nahdlatul Ulama sebagai kalimatun sawa. Ia juga mengingat peran M. Natsir yang mempertahkan bentuk negara NKRI dari usulan perubahan menjadi RIS pada 1949. Kehadiratannya disampaikan di hadapan 250 guru di Bandung pada 15 Agustus 2026 dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Berbasis Komunitas.

Berita terkait