Waka MPR Dorong Kebijakan Keberlanjutan untuk Literas-Numerasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menekankan pentingnya konsistensi kebijakan pendidikan literasi, numerasi, dan STEM. Data Asesmen Nasional 2025 menunjukkan hanya 55,7% siswa SD yang mencapai kompetensi literasi minimum, sementara sekitar 50% siswa belum mencapai standar literasi dan numerasi. Skor PISA 2022-2025 menunjukkan peningkatan sains (389) dan membaca (365), tetapi penurunan matematika (364). Kestiaman digital antara perkotaan (65%) dan pedesaan (28%) menjadi hambatan transformasi teknologi. Lestari meminta penguatan kapasitas guru, integrasi sistematis literasi-numerasi ke kurikulum, serta kolaborasi antarlembaga untuk mencapai keberlanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 13 September 2026 pukul 16.34
Skor PISA Sains dan Literasi Siswa di RI Naik, tapi Growth Mindset Rendah
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 20.40
Semarang Jadi Titik Awal Pesta Literasi 2026, Mengajak Warga Mengasah Daya Kritis
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 19.27
Literasi Tak Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Luncurkan Tiga Buku Karya Siswa
Berita terkait
Denmark Larang Ponsel di Sekolah akibat Penurunan Skor PISA
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.01
P2G Apresiasi Kenaikan Skor PISA Indonesia 2025
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.20
Skor Membaca PISA 2025 Naik, P2G Dorong Penguatan Budaya Literasi
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 17.02
Hari Aksara Internasional, Kemendikdasmen Dorong Literasi Berdampak
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 20.46