Wakapolri & Ary Ginanjar Bahas Sistem Karier Berbasis TalentDNA-AI untuk Polri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polri mengintegrasikan TalentDNA, Assessment Center, dan kecerdasan artifisial (AI) untuk memperkuat sistem pembinaan karier personel agar lebih objektif dan berbasis data. Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Ary Ginanjar membahas penguatan integritas dan kompetensi kepemimpinan, yang diterapkan mulai dari Taruna Akpol hingga Perwira Tinggi (Pati). Sebanyak 96 Pati dan 282 Taruna Akpol telah menjalani pemetaan untuk mengidentifikasi kekuatan serta area pengembangan individu.
Sistem ini mengadopsi pendekatan talent-based personalization, di mana pengembangan karier disesuaikan dengan potensi unik setiap anggota. AI digunakan sebagai alat bantu analisis data dari Satu Data Polri dan e-Kandidat untuk menemukan pola potensi personel, namun keputusan akhir tetap berada di tangan pimpinan. Kerja sama dengan ESQ ini bertujuan membangun fondasi SDM yang adaptif dan berintegritas demi kualitas kepemimpinan Polri di masa depan.
Bagikan
Berita terkait
Gelar UNTUK Indonesia 2026: Bahas AI, Kepemimpinan, Future Skills, dan Keberlanjutan
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 15.05
Sekjen Kemendagri Tekankan Kepemimpinan Adaptif di Tengah Era Disrupsi
kumparan · 28 September 2026 pukul 17.49
Video: Bank Amar Pakai AI Sebagai "Tools" Bukan Pengganti SDM Bank
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 13.00
Kapolri Dorong Polwan Duduki Jabatan Strategis, Pengamat: Ini Transformasi Kepemimpinan
JawaPos · 24 September 2026 pukul 16.15