Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Wakapolri Minta Anggotanya Siaga Hadapi Isu Aksi Black September

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memerintahkan seluruh anggota Polri untuk siaga menghadapi aksi Black September yang dijadwalkan pada 24 September 2026, yang bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional dan Semanggi II. Instruksi ini disampaikan dalam apel pasukan di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, pada Senin 7 September 2026. Dedi menekankan bahwa aksi unjuk rasa dapat berkembang menjadi gangguan kamtibmas jika tidak dikelola dengan baik, sehingga perlu pendekatan komprehensif mulai dari tahap prakonflik hingga pascakonflik. Dalam pesanannya, ia menyebutkan dinamika konflik sosial terkini seperti aksi Hari Buruh, Mau Day, dan aksi akhir Agustus 2026 sebagai contoh potensi ketegangan yang harus diwaspadai. Polri ditugaskan melakukan pemetaan kerawanan, deteksi dini, patroli siber terhadap narasi provokatif, serta melibatkan tokoh masyarakat dan pemerintah daerah untuk mencegah eskalasi. Pada tahap konflik, kegiatan fokus adalah pengamanan, pemisahan pihak, dan penegakan hukum yang profesional. Setelah konflik, Polri harus mendukung rekonsiliasi dan membangun kembali kepercayaan masyarakat agar stabilitas kamtibmas terjaga berkelanjutan.

Berita terkait