Wali Kota Semarang Soroti Akulturasi Budaya di Mooncake Festival 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyoroti akulturasi budaya dalam Mooncake Festival 2026 yang digelar di Kelenteng Tay Kak Sie pada 24 September 2026. Festival ini menjadi ruang perjumpaan antara tradisi Tionghoa dan dinamika kota, ditandai dengan pertunjukan Tari Kipas Batik Semarang yang melibatkan penari berhijab. Agustina menekankan pentingnya menjaga keberagaman secara organik dan menganggap Pecinan sebagai ruang budaya yang hidup, bukan kawasan kuno. Pemerintah kota berencana menata Gang Baru dan mengembangkan Pasar Semawis sebagai destinasi wisata budaya. Festival juga mengintegrasikan teknologi melalui pertunjukan imersif sejarah Laksamana Cheng Ho dan menyelenggarakan Tok Panjang sebagai simbol gotong royong. Kue bulan bulat melambangkan keutuhan dan persatuan dalam kerukunan masyarakat.
Bagikan
Berita terkait
Kafilah Padati Semarang, Wali Kota Sebut Pawai Ta'aruf Panggung Kebersamaan
Detik.com · 12 September 2026 pukul 22.08
Mooncake Festival 2026 Jadi Ruang Akulturasi Budaya di Semarang
kumparan · 25 September 2026 pukul 17.29
Ramai Apotek di Semarang Masih Terima Pasien padahal Dokter Sudah Meninggal
kumparan · 25 September 2026 pukul 16.18
Pria di Semarang Bakar Rumah Orang Tua karena Kesal Tak Dibelikan Motor RX King
kumparan · 25 September 2026 pukul 14.48