Wamen P2MI Resmikan Migrant Center Umsura, Siapkan 200 Calon Pekerja Migran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla meresmikan Migrant Center Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) pada Sabtu, 29 Agustus 2020. Fasilitas tersebut berada di Gedung G lantai 4 kampus tersebut. Dzulfikar menyatakan bahwa Umsura memiliki rekam jejak yang baik di bidang kesehatan, baik kesehatan umum maupun kesehatan masyarakat. Menurutnya, sektor kesehatan merupakan salah satu bidang yang banyak membutuhkan tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI), permintaan job order dari luar negeri untuk sektor kesehatan tergolong tinggi dalam tiga tahun terakhir. Permintaan ini diperkirakan akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Keberadaan Migrant Center bertujuan untuk menyiapkan calon pekerja migran agar memiliki keterampilan, sertifikasi, dan kemampuan bahasa yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional. Dzulfikar menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kampus, dan pihak terkait lainnya untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja migran Indonesia di pasar global. Dengan adanya Migrant Center ini, diharapkan dapat terbentuk lulusan yang siap kerja dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh negara penempatan pekerja migran di luar negeri.
Bagikan
Berita terkait
Resmikan Malang Migrant Center, Menko Muhaimin: Asuransi Para Pekerja Harus Kami Pastikan
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.52
Menteri Mukhtarudin Buka Kick Off SMK Go Global, Tingkatkan Kapasitas Pekerja Migran Terampil
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 09.11
Kick Off SMK Go Global, Menteri P2MI: Peserta Dibekali Kompetensi Internasional
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 23.58
Menteri P2MI Pakai Jurus Ini Siapkan 500.000 Pekerja Migran Kompeten
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 20.35