Wamen Stella Khawatir Banyak Prodi tapi Lulusan Tak Terserap, Singgung Dampak AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Indonesia, Stella Christie menyatakan pemerintah lebih mengutamakan kualitas lulusan daripada sekadar menambah jumlah program studi. Menurutnya, tujuan utama adalah memastikan lulusan perguruan tinggi dapat terserap di dunia kerja dengan pekerjaan yang baik. Stella menegaskan bahwa kebijakan penyesuaian prodi tidak bersifat mutlak; bisa berupa penggabungan, penambahan, atau pemfokusan tergantung kebutuhan lapangan kerja. Ia juga menyoroti dampak AI terhadap pengangguran lulusan baru sebagai tantangan yang harus ditangani dengan adaptasi cepat. Pemerintah berkomitmen pada peningkatan kesiapan lulusan melalui evaluasi berkelanjutan terhadap perkembangan industri.
Bagikan
Berita terkait
Data Center AI Menjamur, Listrik-Air Mahal, Orang Kaya Borong Pesawat
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 17.45
Kuasai Perkembangan Teknologi tanpa Kehilangan Empati
JawaPos · 29 September 2026 pukul 14.15
8 Tips Melamar Pekerjaan di Era AI
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 08.00
BINUS Perkuat Program Computer Science Berbasis AI
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 21.40