Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Wamendagri Bima Arya Dorong Penghijauan Jadi Gerakan Berkelanjutan

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mendorong pemerintah daerah untuk menjadikan penghijauan sebagai gerakan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan penanaman pohon semata. Menurutnya, upaya rehabilitasi hutan dan lahan perlu dilengkapi dengan perawatan dan kolaborasi lintas sektor agar memberikan dampak nyata bagi ekologi, sosial, dan ekonomi masyarakat. Hal ini disampaikannya saat peresmian Pusat Persemaian Sriwijaya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Jumat (7/8). Bima menekankan bahwa keberhasilan penghijauan tidak hanya ditentukan oleh jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga konsistensi dalam merawatnya secara berkelanjutan.

Kementerian Dalam Negeri terus mendorong Pemda untuk mengintegrasikan aspek lingkungan dalam perencanaan pembangunan, termasuk memastikan indikator ekologis menjadi bagian dalam asesmen dan evaluasi pembangunan daerah. Namun, Bima menyadari bahwa mewujudkan penghijauan berkelanjutan menghadapi berbagai tantangan seperti alih fungsi lahan, konflik penggunaan tanah, dan pemilihan jenis tanaman yang sesuai dengan karakteristik wilayah. Oleh karena itu, Pemda membutuhkan dukungan dan pendampingan agar program tidak berhenti pada tahap penanaman.

Untuk memastikan keberlanjutan, Bima mengajak pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk membangun kolaborasi dalam menjaga penghijauan. Dengan keterlibatan banyak pihak, agenda penghijauan yang diinisiasi Presiden diharapkan berkembang menjadi gerakan bersama, bukan sekadar kegiatan semata. Bima juga menekankan pentingnya membangun budaya merawat lingkungan agar penghijauan tetap eksis dan memberikan manfaat jangka panjang.

Berita terkait