Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Wamendagri Dorong Insentif Risiko Tinggi untuk Petugas Damkar

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyoroti tingginya risiko yang dihadapi petugas pemadam kebakaran (Damkar) saat menjalankan tugas penyelamatan dan menangani keadaan darurat. Hal ini disampaikan saat meninjau Diklat Damkar Kualifikasi Pemadam I di Pos Induk Pemadam Kebakaran Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Bima menekankan pentingnya peningkatan kompetensi agar petugas mampu melakukan penyelamatan secara optimal sekaligus menjaga keselamatan diri. Tugas Damkar tidak hanya mencakup pemadaman api, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan yang membutuhkan keterampilan dan kesiapan menghadapi situasi berbahaya.

Beberapa pengalaman petugas Damkar yang disampaikan kepada Bima menggambarkan risiko pekerjaan yang tinggi. Salah satu petugas pernah menyelamatkan kucing terjebak di sumur sedalam 20 meter dengan memperhatikan kondisi oksigen dan menggunakan perlengkapan keselamatan. Petugas lainnya menceritakan pengalaman menangani kebakian di pabrik bahan kimia selama dua jam dengan menggunakan APD dan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA).

Berdasarkan hal ini, Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan terus mendorong pemerintah daerah untuk memberikan insentif risiko tinggi kepada petugas Damkar. Bima juga menampung aspirasi petugas Damkar yang masih berstatus outsourcing agar dapat diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait