Wamendagri Ribka: Peran Indonesia Timur Sangat Penting untuk Indonesia Emas 2045
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menegaskan bahwa Indonesia Timur, termasuk Papua, memiliki peran krusial dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Dengan jumlah penduduk sekitar 286 juta jiwa dan didukung bonus demografi, Indonesia memiliki potensi besar yang perlu dikelola secara optimal agar generasi muda dapat menjadi andalan pembangunan. Ribka menekankan bahwa pengelolaan bonus demografi membutuhkan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, didukung oleh program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis, swasembada pangan, pembangunan infrastruktur, dan penurunan kemiskinan.
Dalam konteks pembangunan Indonesia Timur, Ribka menyoroti pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua yang masih menghadapi tantangan di lapangan. Ia menegaskan pentingnya meningkatkan daya saing masyarakat serta menerapkan prinsip good governance agar pembangunan tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif.
Ribka juga mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden melalui Asta Cita, namun menegaskan bahwa dukungan aktif pemerintah daerah sangat penting agar program-program tersebut dapat berjalan dengan efektif dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 17.39
Wamendagri Ungkap Modal Indonesia Timur Menuju Indonesia Emas 2045
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 17.28
Wamendagri Ribka Ungkap Peran Penting Indonesia Timur untuk Indonesia Emas
Berita terkait
Waka MPR: Gerakan Pramuka Harus Jadi Instrumen Bentuk Generasi Unggul
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.00
Terinspirasi Warkop DKI, Rudal Timur Masuk Industri Musik Lewat “RUTIM”
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 12.58
Seminar Nasional SYNERGIA 2026 MNC University Bahas Kepemimpinan dan Tata Kelola untuk Indonesia Emas 2045
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 15.19
Anwar Bashori Janjikan Daerah Jadi Mesin Ekonomi Jika Jadi Deputi Gubernur BI
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.15