Warga Alasmalang Sulap Limbah Kulit Durian Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga Desa Alasmalang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengolah limbah kulit durian menjadi berbagai produk bernilai ekonomi. Kulit durian dicacah dan dikeringkan untuk menjadi serat yang dipakai sebagai bahan isian bantal, gantungan kunci, media tanam, dan bahan penyerap minyak. Produk gantungan kunci dijual Rp10.000 per buah, banyak dibeli wisatawan. Selain serat, kulit dan daging buah durian juga diolah menjadi keripik, basreng, dan dodol dengan harga mulai dari Rp15.000 hingga Rp80.000 per kilogram. Pengolahan ini muncul sebagai solusi atas pemborongan limbah kulit durian yang mencapai 6 hingga 16 ton per tahun, sebelumnya dibuang sembarangan dan menyebabkan banjir dan masalah lingkungan.
Bagikan
Berita terkait
Zulhas Pastikan Gaji Manajer Kopdes dari APBN: Melalui Agrinas
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 18.34
Desamorfosis 2026, Puluhan Desa Wisata di Klaten Unjuk Potensi
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 15.54
LPG 3 Kg Mulai Masuk Kopdes Merah Putih, Sudah 958 Titik
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.20
Pertamina Patra Niaga Dukung Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui Penyaluran LPG
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 07.47