Warga Alasmalang Sulap Limbah Kulit Durian Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga Desa Alasmalang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengolah limbah kulit durian menjadi berbagai produk bernilai ekonomi. Kulit durian dicacah dan dikeringkan untuk menjadi serat yang dipakai sebagai bahan isian bantal, gantungan kunci, media tanam, dan bahan penyerap minyak. Produk gantungan kunci dijual Rp10.000 per buah, banyak dibeli wisatawan. Selain serat, kulit dan daging buah durian juga diolah menjadi keripik, basreng, dan dodol dengan harga mulai dari Rp15.000 hingga Rp80.000 per kilogram. Pengolahan ini muncul sebagai solusi atas pemborongan limbah kulit durian yang mencapai 6 hingga 16 ton per tahun, sebelumnya dibuang sembarangan dan menyebabkan banjir dan masalah lingkungan.
Bagikan
Berita terkait
KPK Periksa Wakil Rektor Unsoed di Polresta Banyumas
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 21.54
Penyidik KPK Periksa Pejabat Unsoed di Mapolresta Banyumas
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.41
KPK Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Mapolresta Banyumas
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.00
UMKM Desa Dapat Akses Pasar untuk Perluas Penjualan
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.14