Warga Berebut Air Bersih Bantuan Akibat Kekeringan di Cirebon
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, berebut air bersih bantuan yang dikirimkan akibat kekeringan yang melanda sejak sebulan terakhir. Menurut laporan CNNIndonesia TV, ratusan warga menyerbu kendaraan pengangkut air bersih yang dibawa oleh Tim Polres Cirebon, termasuk dua tangki air. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Bimantoro Kurniawan, menyatakan bahwa pihanya menurunkan sekitar 10.000 botol air dan akan terus disalurkan setiap minggunya.
Sejak kemarau melanda, sejumlah sumur di wilayah tersebut mengering, sehingga banyak warga terpaksa mencari air di rumah sanak saudara. Salah satu warga, Zaharoh, mengaku kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari seperti memasak, mencuci, dan mandi.
Penyaluran bantuan air bersih di Kota Cirebon telah dilakukan sejak Juni 2026 dan masih berlanjut. Hingga 3 September 2026, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Cirebon telah menyalurkan 208.000 liter air kepada 1.203 kepala keluarga atau sekitar 3.929 jiwa di Kelurahan Argasunya. Pemkot Cirebon telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 sejak 1 Juli hingga 30 September 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 10.52
Kekeringan di Jateng Meluas, 36,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 22.05
1.884 Warga Ngawi Terdampak Kekeringan, BPBD Sudah 110 Kali Salurkan Air Bersih
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 14.00
Water Treatment Didatangkan ke Tepus Gunungkidul untuk Olah Air Warga
Berita terkait
Waka DPR Saan Tinjau Kekeringan di Desa Slangit Cirebon, Salurkan Air Bersih
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 19.00
Debit Sungai Cisadane Tangerang Menurun, Waspadai Kekeringan
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.50
5 Wilayah Jakarta Siaga Kekeringan, BPBD Siapkan Pasokan Air Bersih
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.57
Kekeringan Terjang Bali, 15 Desa di Empat Kabupaten Terdampak, BPBD Bergerak
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 14.21