Warga Surabaya Ngeluh Air PDAM Berwarna Kecoklatan dan Bau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sejumlah warga Kota Surabaya mengeluhkan kualitas air PDAM yang berubah keruh berwarna cokelat hingga mengeluarkan bau sejak Minggu (6/9) hingga Senin (7/9). Warga di kawasan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, dan Kebraon, Kecamatan Karangpilang, melaporkan air dari keran berwarna kuning kecoklatan dengan endapan tanah di bak mandi. Mereka masih menggunakan air tersebut untuk mandi dan mencuci meskipun tidak nyaman, dengan menambahkan filter kain di keran untuk menyaring kotoran. Menurut Louis Andilun Gatu, Manajer Humas PDAM Surya Sembada, masalah ini disebabkan oleh air baku dari Perum Jasa Tirta (PJT) yang tercemar oleh limbah industri. PDAM tidak menerima pemberitahuan sebelumnya mengenai pencemaran tersebut. Didik Hariyanto, Manajer Produksi IPAM Karangpilang, menyatakan polutan berasal dari Sungai Kali Surabaya di kawasan hulu, membawa residu material dan busa. Busa sudah mulai mereda, namun unit pengolahan masih perlu dilakukan pembersihan menyeluruh. PDAM memohon maaf dan menyarankan warga tidak meminum air keruh hingga kondisi normal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 18.30
Kabar Baik Buat Warga Surabaya, Air PDAM yang Keruh Sudah Berangsur Normal
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 17.12
PDAM Surabaya Buka Suara Terkait Air Keruh yang Dikeluhkan Warga
Berita terkait
Situ Bahar Depok Dangkal dan Tercemar, DLHK Siapkan Sejumlah Langkah Penanganan
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 14.00
Tercemar Kali Bekasi Berujung Sanksi ke 4 Jasa Laundry di Bogor
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 21.02
Selain 4 Jasa Laundry di Bogor, Pihak Lain Pencemar Kali Bekasi Dicari
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.26
Diduga Cemari Kali Bekasi, 4 Jasa Binatu di Bogor Disegel KLH
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.37