Why Nations Fail? Transisi Kehancuran Menuju Kejayaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel membahas mengapa suatu negara bisa gagal atau berhasil berdasarkan kualitas tata kelola institusinya. Daron Acemoglu dan James A. Robinson dalam buku Why Nations Fail menjelaskan bahwa kemunduran terjadi ketika institusi politik dan ekonomi bersifat ekstraktif, di mana kekuasaan dan kekayaan hanya dinikmati segelintir elite penguasa.
Penulis menghubungkan analisis modern ini dengan Pitutur Jangka Jayabaya dari tradisi Nusantara yang meramalkan datangnya zaman Kalabendu, era kegelapan moral saat hukum dipermainkan dan rakyat kecil menderita. Kondisi ini diklaim tercermin dalam realitas Indonesia saat ini, di mana masyarakat kecil merasa tercekik meski retorika pembangunan terus digaungkan.
Artikel juga menyoroti amandemen UUD 1945 yang dinilai telah bergeser dari tujuan asli memajukan kesejahteraan umum. Penulis menyampaikan optimisme bahwa transisi dari kehancuran menuju kejayaan (disebut Kalasuba) bisa terjadi melalui keberanian kolektif membangun fondasi inklusif yang berkeadilan, dengan kedaulatan sejati berada di tangan rakyat yang sadar akan hak-haknya.
Bagikan
Berita terkait
Refleksi HUT ke-81 RI, PA GMNI Minta Tata Kelola Bernegara Lebih Berorientasi kepada Masyarakat Kecil
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 11.31
Isu Keadilan dalam Wacana Kuliah Gratis: Anak Orang Kaya Juga Dibiayai Negara?
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 22.30
Pemerintah Mulai Daftar Ulang Penerima Bansos, Target 2027 Rampung
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 13.50
MPR Luncurkan Dua Buku, Senator Dedi: Semua Peristiwa Dalam Kehidupan Bernegara Harus Ditulis Sebagai Warisan
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 17.35