Wisata Bromo Ditutup akibat Karhutla, Wagub Jatim Minta Petugas Belanja di Warung Warga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo memaksa Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup seluruh pintu masuk wisata pada Sabtu, 8 Agustus, pukul 22.00 WIB. Penutupan dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan karena api terus meluas, menghentikan aktivitas pariwisata yang menjadi sumber pendapatan utama warga sekitar, seperti penginapan, penyewaan kendaraan, penjualan suvenir, makanan, dan jasa pemandu wisata.
Dampak penutupan menyebabkan penurunan ekonomi lokal yang signifikan. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menginstruksikan petugas yang bertugas di lokasi karhutla untuk membeli kebutuhan sehari-hari, terutama makanan, dari warung-warung warga. Tujuannya adalah menjaga agar perekonomian warga tetap berjalan selama kawasan wisata ditutup, dan jumlah personel yang banyak dalam penanganan kebakaran membantu mendukung warung lokal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 17.33
Tim Gabungan Fokus Pembasahan 8 Titik Panas di Kawasan Bromo
Berita terkait
BMKG Ingatkan El Nino Kuat di Jatim, Warga Diminta Waspadai Karhutla hingga Awal 2027
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.40
Kebakaran di Bromo Belum Padam, 2 Titik Api Tersisa di Tebing Curam
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 05.21
Karhutla Gunung Bromo Meluas, 742 Hektare Lahan Terbakar, Api Mendekati Permukiman
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.32
Prabowo Instruksikan Penanganan Maksimal Kebakaran Hutan dan Lahan Dampak El Nino
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 17.26