Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

WN China Jadi Korban, Beijing Pantau Penanganan Gempa NTT

Kementerian Luar Negeri China mengonfirmasi bahwa sejumlah warga negara Tiongkok mengalami luka-luka akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi, 15 Agustus. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menyampaikan konfirmasi tersebut dalam konferensi pers di Beijing pada Senin. Ia menambahkan bahwa pihak konsuler China di Denpasar telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat untuk memberikan perlindungan dan bantuan konsuler kepada warga negara China yang terdampak dan terluka akibat gempa bumi tersebut.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata sedang melakukan penanganan terhadap wisatawan yang berada di kawasan destinasi wisata super prioritas Flores, Alor, Lembata, dan Bima (Floratama) yang terdampak gempa. Sebanyak 986 wisatawan yang sempat tertahan di Pulau Padar akibat penghentian sementara layanan pelayaran dipulangkan setelah Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo menerbitkan maklumat pembukaan layanan pelayaran. Mereka semua sudah tiba dengan selamat di Labuan Bajo.

Dua turis China yang menginap di Hotel Jayakarta, Labuan Bajo, terluka akibat gempa dan dibawa ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo. Lin Jian menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban jiwa akibat gempa bumi tersebut serta simpati yang tulus kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan mereka yang mengalami luka-luka. Pemerintah China terus mengikuti perkembangan bencana gempa tersebut dan bersedia memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait