Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Wujud Toleransi, GKJW Jombang Sediakan Penginapan untuk Muktamirin NU

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, 27-31 Agustus 2026, digiring oleh semangat toleransi antarumat beragama. Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jombang, bersama gereja lain dan Klenteng Gudo, membuka rumah singgah gratis bagi para muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia. Inisiatif ini dikelola oleh Jaringan NU Kultural (JANUR) Jombang dan telah menampung 47 muktamirin dari Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Barat, NTB, dan Kalimantan Tengah, dengan latar belakang Banser, Muslimat, jurnalis, aktivis, hingga akademisi.

GKJW Jombang menyediakan fasilitas penginapan ber-AC, kasur busa, bantal, kamar mandi, dan tempat ibadah salat. Perwakilan GKJW, Achmad Soleh (Kung Soleh), menyatakan keterbukaan ini bukan pertama kalinya, sebelumnya juga dilakukan pada Muktamar NU 2015. Hubungan erat GKJW dengan NU telah terjalin sejak sebelum kemerdekaan, terutama dengan warga Desa Bongsorejo di sekitar Pondok Pesantren Tebuireng. Respons dari internal jemaat dan pimpinan sinode GKJW, termasuk Ketua Majelis Agung, sangat positif.

Jombang dikenal sebagai kota toleransi dengan predikat kota toleransi se-Asia Tenggara. Peserta muktamar seperti Arhanuddin Salim dari Manado menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan fasilitas yang disediakan. Harapan disampaikan agar hasil Muktamar ke-35 dapat menumbuhkan kedamaiian dan mempererat kerukunan antarumat beragama.

Berita terkait