Yang Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
.jpeg)
Perkembangan transplantasi hati dalam 20 tahun terakhir menghadirkan teknik baru, termasuk penggunaan robot saat mengambil hati dari pendonor. Di RS Persahabatan Beijing, sembilan bulan lalu Nisa menjadi orang pertama yang separuh hatinya dipotong untuk dipasang pada suaminya. Kini keduanya sehat dan baru pulang dari haji. Sementara itu, tiga bulan lalu di RS Fatmawati Jakarta, transplantasi hati dilakukan dengan teknik laparoskopi untuk pertama kalinya di Indonesia. Teknik ini memungkinkan pengambilan hati pendonor tanpa sayatan panjang, cukup sekitar 15 cm. Dokter mengoperasikan alat melalui lubang kecil dengan bantuan kamera dan pisau yang dikendalikan lewat tuas komputer, seperti bermain game. Meski belum serobotik seperti di luar negeri, langkah ini menjadi kemajuan signifikan bagi dunia medis Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Beijing Kerahkan Robot Petugas untuk Kebersihan hingga Patroli Keamanan di Tengah Suhu Tinggi
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 15.00
Sistem Laser Robot Rusia Mampu Bakar Amunisi di Dalam Ranjau Tanpa Picu Ledakan
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 14.48
20 Tahun
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 06.54
Pegawai Alfamart-Indomaret Terancam Punah, Tandanya Muncul di China
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.20