YPHP-PELNI-Pelindo Buka Jalur Pendidikan hingga Tuntas bagi Anak-Anak Papua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebanyak 65 siswa dari pedalaman Papua tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Selasa 11 Agustus, setelah menempuh perjalanan laut tujuh hari dari Jayapura. Kedatangan ini menandai dimulainya program pendidikan jangka panjang Yayasan Pendidikan Harapan Papua (YPHP). Para siswa berasal dari berbagai wilayah Papua, termasuk Nalca, Korupun, Danowage, Daboto, Mokndoma, Waisai, Sentani, dan Tarup, dengan total dari Korupun sebanyak 22 siswa, Nalca 19, dan Mokndoma 12. Selama perjalanan, mereka didampingi 32 pendamping yang terdiri dari rohaniawan, guru, dokter, perawat, dan tenaga medis.
Selama hampir tiga dekade, YPHP telah membangun dan mengembangkan layanan pendidikan di berbagai wilayah pedalaman Papua melalui jaringan Sekolah Lentera Harapan. Saat ini, program tersebut menjangkau lebih dari 1.500 siswa di berbagai komunitas seperti Mamit, Daboto, Karubaga, dan lainnya. Program ini merupakan bagian dari komitmen YPHP untuk memastikan bahwa tempat seorang anak dilahirkan tidak menentukan batas mimpi dan perkembangan belajarnya.
Bagikan
Berita terkait
Rp1,7 Miliar Hasil Generali Lion Heart Run 2026 Disalurkan untuk Pendidikan Anak keluarga rentan
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 18.35
Rayakan 51 Tahun, Polytron Ajak Masyarakat Bercerita dalam 5.100 Langkah Baik
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 16.41
YPHP, Pelni, dan Pelindo Buka Jalur Pendidikan hingga Tuntas bagi Anak Papua
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 08.38
Program Gentengisasi, Menteri PKP Maruarar Tegaskan Rangkul UMKM Naik Kelas
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 22.00