Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Arsip

Kamis, 10 September 2026


Peristiwa hari itu

Semua peristiwa →

  1. BTN dan Rumah123 Adakan Harpropnas Fest 2026 untuk Perkuat Akses KPR Gen Z dan Milenial

    Hari Properti Nasional (Harpropnas) Fest 2026 diselenggarakan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) dan Rumah123 di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta, dari 8 hingga 13 September 2026. Acara ini menawarkan pengalaman online-to-offline bagi masyarakat yang mencari hunian, dengan pilihan mulai dari rumah baru, rumah second, KPR take over, hingga rumah lelang. Fokus utama acara ini adalah memudahkan generasi Z dan milenial dalam mengakses pembiayaan rumah melalui kolaborasi BTN dan Rumah123.

  2. Gempa Bumi 7,7 SR di NTT: Korban 135-136, Infrastruktur Rusak, Bantuan 2.165-2.178 Ton

    Gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan korban meninggal dunia berjumlah 135-136 orang, tergantung sumber. BNPB melaporkan 48 korban langsung dan 87 tidak langsung, sementara Detik.com dan ANTARA News menyebutkan 48 langsung dan 88 tidak langsung. Infrastruktur mengalami kerusakan signifikan: 98.866-102.384 rumah warga rusak, 712 fasilitas pendidikan, 157 fasilitas kesehatan, serta 663 unit perkantoran. Jumlah rumah rusak berbeda antara sumber: Sindonews dan Detik.com mencatat 98.866, sedangkan ANTARA News menyebutkan 102.384 unit. Bantuan logistik dikirim seberat 2.165-2.178 ton melalui Labuan Bajo dan Maumere. Proses verifikasi lapangan masih berlangsung untuk memastikan akurasi data kerusakan infrastruktur.

  3. Tiga pekerja proyek tewas tertabrak truk wing box tronton di Tol Wiyoto Wiyono

    Tiga pekerja proyek pemeliharaan jalan tol tewas tertabrak truk wing box tronton di Tol Wiyoto Wiyono Kilometer 20,200, Jakarta Utara, pada malam Rabu (9/9) pukul 23.40 WIB. Pengemudi truk Ferdy Yulianto Ardi diduga mengalami microsleep hingga menabrak traffic cone, lalu menghantam kendaraan operasional Citra Marga yang sedang terparkir untuk perbaikan jalan. Akibat kecelakaan ini, Suroto dan Yunus tewas di lokasi kejadian, sementara Baharudin meninggal di RSUD Koja. Dua pekerja lainnya, Sugito dan Akbar, mengalami luka-luka; Sugito luka di kepala, punggung, tangan, dan kaki kanan, sedangkan Akbar mengalami keseleo dan luka lecet setelah terpelanting ke Kali Ancol. Pengemudi truk ditengarai bersalah karena mengemudi lelah. Tempat kejadian diamankan petugas PJR dan pengelola tol, kedua kendaraan dievakuasi. Kasus diserahkan ke Piket Laka Lantas Jakarta Utara untuk penyelidikan lebih lanjut.

  4. Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Speedboat Hilang di Selat Sunda Masuk Hari Ketiga

    Tim SAR gabungan mencari delapan orang yang hilang setelah speedboat mereka kehilangan kontak di perairan Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau, sejak Senin (7/9) pukul 14.00 WIB. Kelima jurnalis yang dicari adalah M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews.id), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal (freelance), bersama tiga ABK yang terdiri dari kapten, ABK, dan pemandu. Operasi pencarian telah memperluas area ke enam sektor dengan berbagai sarana termasuk kapal, drone termal, dan dukungan TNI AL, namun hingga hari ketiga belum ada korban ditemukan. Media melaporkan perbedaan luas area pencarian: Liputan6.com menyebutkan 2.483 square nautical mile, sementara SINDOnews melaporkan 469 nautical mile. Kecepatan arus dan angin semakin kencang menjelang siang dan sore, dengan tinggi gelombang 1-2 meter di sisi utara Gunung Anak Krakatau. Sementara itu, VOI menyebutkan pencarian dialihkan dari sisi selatan ke utara berdasarkan perhitungan arus dan angin, dengan rekomendasi zona berbahaya dalam radius 3 kilometer dari kawah. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco meminta pencarian optimal dan menekankan pentingnya keselamatan jurnalis di wilayah berisiko tinggi. Istri salah satu jurnalis, Yanti, turun langsung ikut pencarian menggunakan kapal Polairud karena kekhawatiran minimnya perbekalan korban. Tim SAR hanya berhasil menemukan jaket pelampung dan pelampung botol, namun belum dapat memastikan apakah barang tersebut milik para survivor yang hilang. Koordinasi melibatkan Basarnas Banten dan Lampung, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan nelayan setempat untuk memantau aktivitas terkait keberadaan korban.

  5. Ekonomi Batam Tumbuh 7,28%, Lampaui Kepri dan Nasional di KQ2 2026

    Ekonomi Batam tumbuh 7,28 persen secara year-on-year pada Kuartal II 2026, melampaau pertumbuhan Provinsi Kepulauan Riau (6,99 persen) dan rata-rata nasional (5,29 persen). Di antara kabupaten/kota di Kepri, Batam menempati tiga besar pertumbuhan tertinggi dan menjadi penggerak utama ekonomi daerah berbasis industri, investasi, perdagangan, logistik, dan jasa. Semua sumber menyebutkan angka yang sama: 7,28 persen pertumbuhan Batam, 6,99 persen Kepri, dan 5,29 persen nasional.