1.800 Ton Emas Warga RI Disimpan 'di Bawah Bantal', Nilainya Rp 4.460 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
Pemerintah mencatat sekitar 1.800 ton emas milik warga Indonesia masih disimpan secara mandiri di luar ekosistem perbankan, atau berada 'di bawah bantal'. Nilai emas tersebut mencapai US$ 252 miliar atau sekitar Rp 4.460 triliun. Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di Jakarta, Kamis 20 Agustus 2026, berdasarkan data Ketua Umum IBMA Selfie Dewiyanti.
Airlangga mendorong Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Pegadaian untuk lebih agresif menarik simpanan emas masyarakat ke instrumen keuangan resmi. Saat ini BSI dan Pegadaian telah mengelola 153 ton emas senilai sekitar Rp 360 triliun. Data terbaru menunjukkan total kelolaan bank emas mencapai 179 ton setelah beroperasi selama satu tahun. Pemerintah berharap setidaknya 20 persen dari nilai US$ 252 miliar itu pindah ke perbankan atau Pegadaian.
Langkah penguatan ekosistem bullion sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,45 persen di semester I-2026, tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Industri emas memiliki rantai ekosistem lengkap di dalam negeri mulai dari pertambangan, pemurnian, manufaktur, hingga lembaga keuangan. Pemerintah menempatkan bullion dan IBMA sebagai fokus strategis Arah Kebijakan Ekonomi 2027 untuk mendukung hilirisasi pertambangan dan energi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.16
Indonesia Bullion Market Association Jadi Katalis Penguatan Industri Bullion
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 15.06
Dorong Ekonomi Nasional, IBMA Siap Tancap Gas Percepat Pendalaman Pasar Bulion
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 15.28
IBMA Resmi Dibentuk, Pemerintah Bidik Penguatan Industri Bullion Indonesia
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.37
Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya IBMA
Berita terkait
Airlangga: Emas di Bawah Bantal Ada 1.800 T, Nilainya Rp4,47 T
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.27
Airlangga: Emas di Bawah Bantal Ada 1.800 Ton, Nilainya Rp4,47 T
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.27
IBMA Resmi Berdiri, RI Perkuat Ekosistem Pasar Bullion dari Hulu ke Hilir
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.55
IBMA Petakan Industri Emas RI, Siapkan Usulan ke Pemerintah
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.47