Airlangga minta 20 persen emas "bawah bantal" masuk ekosistem bulion
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) memindahkan 20 persen dari 1.800 ton emas milik warga yang tersimpan "di bawah bantal" ke dalam ekosistem bulion. Total emas tersebut bernilai 252 miliar dolar AS. Kebijakan ini bagian dari upaya pemerintah dalam hilirisasi, khususnya di sektor pertambangan dan energi. Pembentukan Indonesia Bullion Market Association (IBMA) sebagai langkah strategis untuk mengintegrasikan ekosistem bulion. IBMA terdiri atas 11 perusahaan dari berbagai sektor, termasuk pertambangan, manufaktur, dealer bullion, dan lembaga keuangan. Fokus selanjutnya adalah menciptakan pasar bulion yang lebih efisien, likuid, transparan, dan terintegrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.48
1.800 Ton Emas Warga RI Disimpan 'di Bawah Bantal', Nilainya Rp 4.460 Triliun
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.37
Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya IBMA
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.27
Airlangga: Emas di Bawah Bantal Ada 1.800 Ton, Nilainya Rp4,47 T
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 12.34
Emas Tersimpan di Rumah Warga RI Diproyeksi 1.800 Ton, Setara Rp 4,47 Kuadriliun
Berita terkait
Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.55
Pegadaian dan BSI Kelola 150 Ton Emas di Usaha Bulion
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 14.41
IBMA Resmi Dibentuk, Pemerintah Bidik Penguatan Industri Bullion Indonesia
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 15.28
Indonesia Bullion Market Association Jadi Katalis Penguatan Industri Bullion
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.16