Airlangga minta 20 persen emas "bawah bantal" masuk ekosistem bulion
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) memindahkan 20 persen dari 1.800 ton emas milik warga yang tersimpan "di bawah bantal" ke dalam ekosistem bulion. Total emas tersebut bernilai 252 miliar dolar AS. Kebijakan ini bagian dari upaya pemerintah dalam hilirisasi, khususnya di sektor pertambangan dan energi. Pembentukan Indonesia Bullion Market Association (IBMA) sebagai langkah strategis untuk mengintegrasikan ekosistem bulion. IBMA terdiri atas 11 perusahaan dari berbagai sektor, termasuk pertambangan, manufaktur, dealer bullion, dan lembaga keuangan. Fokus selanjutnya adalah menciptakan pasar bulion yang lebih efisien, likuid, transparan, dan terintegrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.17
Direktur Pegadaian Pimpin IBMA, Perkuat Pasar Bullion Indonesia
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 10.28
Direktur Pegadaian Jadi Ketua Umum Indonesia Bullion Market Association
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 09.30
Dorong Ekosistem Emas Berstandar Internasional, Direktur Pegadaian Resmi Jadi Ketua Umum IBMA
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 09.15
Direktur Pegadaian Resmi Jadi Ketua Umum Indonesia Bullion Market Association
Berita terkait
1.800 Ton Emas Warga RI Disimpan 'di Bawah Bantal', Nilainya Rp 4.460 Triliun
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.48
Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya IBMA
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.37
Airlangga: Emas di Bawah Bantal Ada 1.800 Ton, Nilainya Rp4,47 T
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.27
Emas Tersimpan di Rumah Warga RI Diproyeksi 1.800 Ton, Setara Rp 4,47 Kuadriliun
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 12.34