Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

10 Miliarder Jadi Donatur Terbesar Pemilu di Amerika Serikat, Ada Elon Musk

Sepuluh miliarder terkaya di Amerika Serikat telah menyumbangkan sekitar US$ 734 juta (Rp 13,03 triliun) untuk kampanye pemilu paruh waktu (midterm elections) 2026. Donasi ini didominasi oleh tokoh teknologi, kripto, dan hedge fund, seperti Elon Musk, Jeff Yass, dan Marc Andreessen. MAGA Inc., super PAC pendukung Donald Trump, berhasil mengumpulkan dana sekitar US$ 400 juta (Rp 7,1 triliun), dengan sebagian besar berasal dari sumbangan senilai US$ 1 juta atau lebih. Sementara itu, kubu Demokrat juga mendapat dukungan besar dari sejumlah miliarder, termasuk George Soros dan keluarga Uihlein.

Para miliarder tidak hanya mendukung kandidat tertentu, tetapi juga isu-isu spesifik seperti kripto, AI, dan kebijakan energi. Misalnya, Chris Larsen mendanai super PAC pro-kripto Fairshake, sementara Elon Musk menggunakan America PAC-nya untuk mendukung kandidat di negara bagian medan pertarungan. Di tingkat negara bagian, para miliarder juga aktif dalam isu pemilu seperti sistem voting ranked-choice di Alaska dan rencana pajak kekayaan di California.

Laporan ini masih belum mencakup total pengeluaran para miliarder di semua tingkat pemilu, karena data keuangan resmi baru akan tersedia setelah pemilu berlangsung. Beberapa kandidat Republik dilaporkan merasa tidak puas karena MAGA Inc. belum memberikan gambaran jelas mengenai rencana penggunaan dana yang terkumpul.

Berita terkait