Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menyambut Muktamar, Menyelamatkan NU

Presiden menyambut Muktamar NU 2026 yang digelar 27-31 Agustus untuk memilih Rais Am dan Ketua Umum PBNU. Muktamar ini diperkara dinamika tata kelola dan keputusan rais am memberhentikan ketua umum. Sejak 1999, pemilihan ketua umum menggunakan voting, menggantikan musyawarah tradisional yang kini hampir tergantikan. Mekanisme voting menggantikan aspek karisma dan symbolic capital NU dengan political capital, membuka potensi komersialisasi suara dan intervensi politik. Penulis menilai voting tidak sesuai dengan tradisi NU yang berbasis pesantren dan musyawarah, sehingga perlu dikembangkan kembali dengan musyawarah sebagai instrumen utama, sementara voting hanya sebagai jalan terakhir.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait