Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

10 Saham Didepak MSCI, Bos Bursa: Kami Komunikasi Terus dengan Investor

Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons pengumuman penyesuaian ulang atau rebalancing konstituen indeks global MSCI yang berdampak pada 11 saham asal Indonesia. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan bahwa rebalancing merupakan siklus periodik yang biasa dilakukan MSCI. Dalam proses itu, MSCI menggunakan keterbukaan informasi publik yang disediakan BEI, termasuk data kepemilikan saham di atas 1 persen serta daftar saham dengan tingkat kepemilikan terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration (HSC).

Menurut pengumuman MSCI, sebanyak 10 saham Indonesia dikeluarkan dari indeks dan satu saham turun kasta. Perubahan tersebut berlaku efektif mulai penutupan perdagangan 31 Agustus 2026. Pada MSCI Global Standard Indexes, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dikeluarkan, sedangkan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun dari Global Standard Indexes ke MSCI Global Small Cap Indexes.

Sembilan saham yang dikeluarkan dari MSCI Global Small Cap Indexes adalah PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT MD Intertainment Tbk (FILM), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI). Jeffrey menegaskan komunikasi dengan MSCI akan terus dilanjutkan, demikian juga komunikasi dengan investor global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait