3,88 Juta Lowongan Siap Buka, Lulusan Vokasi dan S1 Jadi Incaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4731233/original/018815900_1706692729-IMG-20240131-WA0004.jpg)
Sektor hilirisasi industri dan pekerjaan hijau memiliki potensi besar untuk menciptakan lapangan kerja formal bernilai tinggi di Indonesia. Berdasarkan Outlook Ketenagakerjaan 2026 dari Kementerian Ketenagakerjaan, sektor prioritas meliputi pengolahan mineral, perkebunan, perikanan, ekonomi digital, ekonomi hijau, serta jasa modern. Agroindustri dan pariwisata berkelanjutan juga menjadi pendorong utama penciptaan kerja di daerah. Proyeksi menunjukkan sektor ekonomi hijau dan sirkular akan membuka hingga 3,88 juta kesempatan kerja pada tahun 2026, termasuk peluang baru seperti teknisi kendaraan listrik, industri daur ulang, dan pertanian presisi. Sektor pendukung lainnya adalah ekonomi digital, teknologi informasi, manufaktur, perdagangan, jasa kesehatan, dan pariwisata. Sektor-sektor ini teridentifikasi sebagai penyumbang terbesar penyerapan lulusan pendidikan tinggi dan vokasi pada periode 2025-2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 09.08
Eddy Soeparno Puji Pidato Prabowo soal Pengembangan Ekonomi Karbon
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 15.28
Pakar: Penguatan industri-investasi pacu pertumbuhan ekonomi 6 persen
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.49
10 Perusahaan RI Garap Proyek Motor Listrik Nasional
Berita terkait
Top 3: Lowongan Kerja Sinar Group
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.00
Bukan Sekadar Ikuti Tren Global, Bappenas Tekankan Ekonomi Hijau Arah Strategis RI
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 11.34
Waka MPR Dorong Kemitraan RI-China Bidang Transisi Energi-Ekonomi Hijau
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 10.27
Lowongan Kerja di Bosch Kembali Dibuka, Simak Syaratnya
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 06.00