Pakar: Penguatan industri-investasi pacu pertumbuhan ekonomi 6 persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Guru Besar IPB Prof Sahara menilai penguatan sektor industri dan investasi berkelanjutan sebagai kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 6% pada akhir 2026. Dalam diskusi CORE Indonesia, ia menyatakan target ini perlu diintegrasikan dengan kebijakan strategis nasional. Perhitungan menunjukkan sektor pertanian harus tumbuh 3,8%, industri 4,6%, dan jasa 7,8%. Saat ini, pertumbuhan sektor pertanian 3,5%, industri 4,0%, dan pariwisata 6,3%, sehingga diperlukan upaya besar dari pemerintah.
Selain itu, Sahara menekankan pentingnya kepastian hukum bagi investor untuk menarik investasi. Investasi memiliki dampak ganda seperti pembukaan lapangan kerja, penggerak ekonomi, dan peningkatan produktivitas melalui teknologi. Ia mendorong pemerintah meningkatkan pengeluaran untuk riset dan pengembangan proyek multi-tahun guna inovasi dan teknologi.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan optimistis pertumbuhan 6% bisa dicapai dengan kebijakan tepat. Pada kuartal pertama 2026, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,61%, dan semester pertama 5,45%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 18.02
Pemerintah Patok Target Investasi Rp 13.032 Triliun hingga 2029, Melonjak 43 Persen
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.46
Prabowo: S&P hingga Lianhe Akui Fundamental Ekonomi Indonesia Kokoh dan Layak Investasi
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 19.32
Prabowo: Indikator Ekonomi RI Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.51
Airlangga Ungkap Arah Kebijakan Ekonomi 2027: Bursa Mineral-PFII
Berita terkait
Luas KEK RI Kalah dari Malaysia-Vietnam, Airlangga Ungkap Penyebabnya
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 18.25
Pertumbuhan Ekonomi 2026 Diprediksi Sulit Naik ke Angka 6%
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 08.00
Ekonomi Tumbuh 5,29%, Capaian Positif di Tengah Gejolak Dunia
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.17
Mari Elka Ungkap RI Kalah dari Vietnam dalam Menarik Investasi
kumparan · 29 September 2026 pukul 13.52