Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

4 Manajer Investasi BUMN Dilebur, Danantara Mulai Konsolidasi Besar

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melalui PT Danantara Asset Management (PT DAM) telah mengkonsolidasikan empat perusahaan manajemen investasi BUMN. Penggabungan ini dilakukan untuk mendukung transformasi industri pengelolaan investasi nasional dan ditandatangani melalui Akta Penggabungan di Jakarta pada Senin, 28 September 2026. Empat perusahaan yang digabungkan adalah PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI), PT BNI Asset Management (BNI AM), PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI), dan PT PNM Investment Management (PNM IM). Dalam struktur ini, MMI ditetapkan sebagai perusahaan penerima penggabungan, di mana aset, liabilitas, hak, dan kewajiban dari perusahaan yang bergabung akan dialihkan ke MMI sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara dan Kepala Badan Pengawang BUMN, menekankan pentingnya penyelarasan prinsip, pola pikir, dan tujuan dalam proses transformasi pasca penggabungan. Menurutnya, konsolidasi ini adalah awal dari proses panjang yang harus dilalui, dan tanpa prinsip yang konsisten, organisasi berisiko kesalahan arah. Dony juga menyampaikan bahwa peningkatan skala usaha harus diiringi oleh perubahan budaya kerja, penguatan kompetensi, dan peningkatan kinerja perusahaan.

Untuk mendukung profesionalisme pasca penggabungan, Dony menyatakan bahwa perusahaan hasil konsolidasi perlu membangun sistem pengelolaan sumber daya manusia yang transparan dan terukur. Langkah-langkah yang perlu dilakukan antara lain melakukan evaluasi jabatan, penetapan jenjang jabatan, penilaian kompetensi, pembuatan sistem grading, dan penetapan persyaratan pekerjaan agar semua karyawan diperlakukan secara adil. Dony juga menegaskan ambisi perusahaan untuk menjadi pemain global dengan memanfaatkan jaringan distribusi yang dimiliki secara optimal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait