Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

43.805 Pekerja Terkena PHK hingga Juli, Industri Padat Karya Paling Tertekan

Kementerian Ketenagakerjaan mencatat 43.805 pekerja ter-PHK dari Januari hingga Juli 2026 melalui program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah PHK terbanyak, yakni sekitar 20,16% dari total. Pengamat ekonomi Yusuf Randy Manilet menyatakan angka ini merupakan batas bawah tekanan pasar kerja karena masih ada pekerja yang belum tercatat dalam data JKP. PHK terkonsentrasi di industri padat karya seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah. Tekanan industri di sisi hulu disebabkan oleh biaya energi, harga bahan baku impor, lemahnya nilai tukar rupiah, biaya logistik, dan masuknya produk murah ke pasar domestik. Timboel Siregar menambahkan bahwa perizinan yang tidak efisien dan ketergantungan pada bahan baku impor juga menjadi faktor peningkatan biaya produksi. Pemerintah perlu memperbaiki bottleneck pasokan, harga gas, ketersediaan bahan baku, serta mengintegrasikan data BPJS Ketenagakerjaan dan Kemnaker untuk memperkuat JKP.

Berita terkait