5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/926824/original/073132400_1436762489-Bandara-Tenzing-Hillary.jpg)
Artikel ini membahas lima bandara di dunia yang dianggap paling berbahaya karena tantangan teknis dan medan ekstrem. Faktor seperti topografi pegunungan, cuaca buruk, dan persyaratan penerbangan ketat menjadi penyebab utama. Contohnya, Bandara Aspen-Pitkin County di Amerika memiliki elevasi 7.820 kaki dan prosedur one-way in, one-way out yang mewajibkan sertifikasi khusus; hingga 2025, hanya SkyWest Airlines yang terverifikasi. Bandara London City menampilkan glideslope 5,5 derajat dan landasan pendek 1.508 meter, membatasi pesawat tertentu seperti Embraer E190. Madeira di Atlantik mengharuskan pendaratan visual dengan belokan 180 derajat karena angin silang, dengan landasan dibangun di atas 180 pilar. Lukla di Nepal memiliki landasan 527 meter dengan kemiringan 11,7% tanpa opsi go-around, hanya navigasi visual dan pelatihan ketat bagi pilot. Paro di Bhutan, di lembah Himalaya, hanya terlihat 1-2 mil dari landasan, tanpa radar, dan hanya sekitar 50 pilot bersertifikat di dunia.
Standar keamanan diperketat di semua bandara ini, termasuk pelatihan simulator, sertifikasi pilot, dan operasional visual. Industri penerbangan komersial tetap menghubungkan daerah terisolasi dengan regulasi ketat dan keterampilan penerbang, meskipun medan sangat menantang.
Bagikan
Berita terkait
Kemenhub Periksa Fasilitas Bandara hingga Operasional Penerbangan Setelah Gempa NTT
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.07
Powerbank Meledak di Pesawat Makassar-Jakarta, Batik Air Buka Suara
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 12.24
Petunjuk Sindikat Narkoba Terungkap dari Pemeriksaan Pilot Malaysia
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.30
Qatar Bantah Tangkap 3 Pilot Iran, Teheran: Doha Harus Izinkan Tim Pencari Fakta
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 02.20