566 Pelajar Diduga Keracunan Menu MBG, Kepala SPPG: Kenapa Bisa Terjadi, Saya Tidak Tahu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala SPPG Kalitengah, Rafli Ridho, mengakui permintaan maaf atas insiden dugaan keracunan MBG yang menyebabkan 566 pelajar dari 20 lembaga pendidikan (PONPES Manba'ul Hikam, SDN Kalitengah 1 dan 2, serta 17 sekolah lainnya) mengalami keluhan kesehatan. Menu MBG berupa nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu bali, tumis buncis baby corn, dan apel, dikirimkan sekitar pukul 11.00 WIB setelah diolah sejak pagi. Pemeriksaan awal menggunakan organoleptik (rasa, aroma, warna) menunjukkan makanan aman, namun keracunan tetap terjadi. Dari 566 korban, 88 masih dirawat di rumah sakit, sementara yang lain telah diizinkan pulang atau menjalani rawat jalan. Insiden ini menimbulkan kritik terhadap pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 08.33
Tidak Ada Korban Meninggal, Ratusan Korban Keracunan MBG Dirawat di 3 Rumah Sakit
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 16.40
88 Santri Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo Masih Dirawat, SPPG Di-suspend
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 16.39
BGN Investigasi Ratusan Santri Keracunan MBG di Sidoarjo
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 16.10
SPPG Kalitengah Sidoarjo Minta Maaf Seusai Ratusan Anak Keracunan MBG
Berita terkait
Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, Wagub Jatim Bantah Ada yang Meninggal Dunia
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 12.48
Tanpa Tambah Anggaran, BGN Siap Aktifkan 2.700 Dapur MBG hingga September 2026
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 13.45
693 Murid di SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 07.09
Ratusan Orang Keracunan MBG, 80 Orang Masih Dirawat
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 14.30