SPPG Kalitengah Sidoarjo Minta Maaf Seusai Ratusan Anak Keracunan MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin Sidoarjo mengakui kesalahan setelah 566 anak mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari korban tersebut, 88 anak masih dirawat. Kepala SPPG Rafli Ridho menghentikan distribusi MBG pada Selasa (1/9) pukul 11.00 WIB setelah menerima laporan keracunan. Proses pengolahan mulai pukul 00.00 WIB. Penguji organoleptik (cicipan langsung) sebelum distribusi menunjukkan makanan aman, namun keracunan terjadi pada satu pondok pesantren, dua sekolah dasar, dan lima anak lainnya. SPPG mengajukan maaf atas kerugian yang dialami.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 15.35
BGN "suspend" berat SPPG Sidoarjo Talangangin penyebab keracunan MBG
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 17.08
BGN Berhentikan Sementara SPPG Kalitengah Sidoarjo Buntut Kasus Keracunan
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 17.00
Bupati: 88 santri korban dugaan keracunan di Sidoarjo masih dirawat
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 15.38
566 Pelajar Diduga Keracunan Menu MBG, Kepala SPPG: Kenapa Bisa Terjadi, Saya Tidak Tahu
Berita terkait
88 Santri Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo Masih Dirawat, SPPG Di-suspend
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 16.40
Kepala SPPG di Sidoarjo Minta Maaf Ratusan Santri Keracunan MBG
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.34
Bupati Sidoarjo Usai 566 Orang Keracunan MBG: Ada 31 SPPG Tak Berizin
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 13.44
Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 13.37