Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Ahmad Arif: Rp15 Ribu Jadi Separuh, Mutu Pangan MBG Dikurbankan

Jurnalis dan pegiat media sosial Ahmad Arif mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah, menyatakan bahwa anggaran Rp15.000 per porsi justru menyebabkan kualitas pangan dan sanitasi dapur terancam karena biaya yang tersedia hanya separuhnya untuk aktual menjadi makanan di piring anak. Menurutnya, desain anggaran yang keliru ini tidak hanya masalah teknis pelaksanaan, tetapi juga rawan praktik korupsi, sekaligus memaksa setiap dapemasak untuk menghasilkan keuntungan bagi pemodalnya, yang biasanya dikelola oleh para elit.

Dalam seminggu terakhir, beberapa kasus keracunan MBG terjadi di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur dan Sumatera Barat, yang menyebabkan ratusan siswa sakit dan beberapa di antaranya harus dirawat di rumah sakit. Kasus di Sidoarjo mencatat 592 orang terdampak, dengan 79 pasien masih dirawat inap per 2 September 2026. Di Nganjuk, 49 orang termasuk siswa dan seorang guru mengalami mual dan muntah setelah mengonsumsi menu dari SPPG Begadung. Di Agam, 237 siswa diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi MBG, dengan dua siswa dirujuk ke rumah sakit rujukan.

Ahmad Arif menegaskan bahwa kasus-kasus keracunan ini bukan insiden semata, tetapi bagian dari sistem yang konsekuensinya akan terus terjadi jika tidak ada perubahan struktural pada desain anggaran dan pengelolaan program MBG.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait