AHY dan Jokowi Tengah Mengintip Prabowo: Keduanya Masih Panaskan Mesin, Belum Saatnya Bermusuhan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kubu Solo/Joko Widodo dan Kubu Cikeas/Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tengah mengintip pergerakan Prabowo Subianto sebagai bagian dari persiapan politik menuju Pilpres 2029. Menurut pengamat politik Hendri Satrio, aktivitas kedua kubu saat ini masih berupa proses normal kekuatan politik, seperti mengamati gerak lawan, mengukur kekuatan, dan memanaskan mesin politik. Hendri menilai terlalu dini jika dinamika ini langsung diterjemahkan sebagai perseteruan terbuka dengan Prabowo. Ia menekankan bahwa kedua kubu sedang melakukan persiapan, termasuk mencari dukungan dan mengumpulkan dana, sebelum memasuki fase konfrontasi politik yang lebih intens. Jarak waktu menuju pemilu masih panjang, sehingga banyak hal dapat berubah sebelum koalisi dan pasangan calon benar-benya terbentuk. Oleh karena itu, belum saatnya bagi kedua kubu untuk membuka pertarungan secara langsung atau menciptakan fiksi politik. Keputusan Prabowo terkait calon wakil presiden juga menjadi faktor penting yang memengaruhi dinamika kekuatan, terutama terkait potensi kolaborasi dengan Demokrat jika Prabowo mengusung AHY sebagai cawapres, atau keuntungan bagi Jokowi jika Gibran Rakabuming dicalonkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 17.25
Dedi Mulyadi Jawab Isu Capres-Cawapres dengan Gibran di 2029
Detik.com · 21 September 2026 pukul 07.48
Analisis Pakar Usai Prabowo Buka Kans Reshuffle di 2 Tahun Pemerintahan
Berita terkait
Pidato Viral AHY Arahnya Bukan ke Prabowo, tapi Jokowi, Kata Ray Rangkuti
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 06.15
AHY Berpotensi Jadi Wakilnya Prabowo, Hanya Terhalang Ambisi Jokowi
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 16.52
Versi Pengamat, Pidato AHY soal Kekuasaan Diarahkan ke Jokowi, Bukan Prabowo
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 19.10
Kalkulasi Jokowi: Peluang Gibran Kembali Jadi Cawapres Prabowo Makin Kecil
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 11.20